Showing posts with label Kuliah. Show all posts
Showing posts with label Kuliah. Show all posts

Kehidupan Seputar Kampus

Bagaimana layaknya menjadi seorang mahasiswa?

Mahasiswa, kata yang sudah tidak asing lagi kita dengar. Kata itu hampir setiap hari muncul di pemberitaan media masa baik media cetak maupun media elektronik. Kata yang selalu memenuhi relung kehidupan setiap orang, terdapat harapan besar kepada sang pengemban amanah tersebut (mahasiswa). Banyak orang yang berjuang untuk menjadi seorang mahasiswa, berjuang demi masa depan yang lebih baik, berjuang demi harkat dan martabat keluarga mereka. Penulis sendiri juga menyadari akan hal itu, karena untuk masuk ke sebuah universitas yang tentunya sudah tidak asing didengar lagi yaitu Universitas Indonesia, universitas dambaan setiap orang penuh dengan perjuangan dan lika-liku. Tetapi rasa lelah dan letih ini hanya sementara, semua akan indah pada waktunya. Kembali ke topik pembicaraan yaitu bagaimana selayaknya menjadi seorang mahasiswa?
Tentunya kehidupan di kampus (perkuliahan) berbeda dengan kehidupan pada saat sekolah menengah. Dari sistem pembelajaran, pola pikir, dan penyeseuaian diri. Ada transisi dalam setiap memasuki babak baru dalam dunia perkuliahan, perlu adaptasi yang kadangkala tidak sebentar.  Inilah kehidupan yang sebenarnya, yang penuh dengan tantangan. Dalam masa-masa transisi ini tentunya, seseorang yang baru memasuki dunia perkuliahan akan membutuhkan pendampingan dan pencarian panutan. Agar mereka bisa fight dan bertahan dalam menghadapi kehidupan di kampus. Malu bertanya sesat di jalan, sangat tepat untuk mahasiswa baru. Mereka tentunya akan mencari dan terus mencari bagaimana kehidupan di kampus, dimulai dari orientasi kampus sampai dengan pencarian teman. Kita harus punya pegangan yang kuat agar jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang tidak kita inginkan, karena sejatinya penuh tantangan di dalam dunia kampus. Yakinlah pada diri sendiri, kita akan mampu melewati semua itu, tidak usah takut maupun khawatir, carillah teman yang sebanyak-banyaknya, jangan memandang dari status maupun yang lainnya, yang paling penting kita dapat membentengi diri kita dengan kuat. Pertemanan sangat berpengaruh di dalam kehidupan kampus, karena teman inilah yang nantinya akan selalu bersama kita. Carilah lingkungan yang kondusif untuk belajar, belajar bukan hanya sekadar pada buku dan jurnal tetapi juga belajar tentang hidupdan pengorbana serta perjuangan. Lingkungan yang baik akan membawa dampak yang baik juga. Namun, tidak masalah jika kita bergaul dengan lingkungan yang kurang kondusif asal kita bisa membawa pengaruh baik ke dalam lingkungan tersebut. Kita semua adalah sama, hanya proses belajar yang berbeda-beda.
Menjadi seorang mahasiswa bukan berarti harus belajar di kelas saja, seperti di sekolah menengah, karena menjadi seorang mahasiswa belajar di manapun tempatnya dan kapan saja, tidak hanya di kelas. Di kelas hanya beberapa persen dari proses pembelajaran hidup yang sebenarnya. Perlu adanya akualisasi diri agar bisa berkembang dan bersaing secara sehat dalam  dunia kampus. Menjadi seorang mahasiswa juga tidak lepas untuk selalu dan tetap selalu mengamalkna Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakarat. Sekali lagi Tri Dharma Perguruan Tinggi bukan pilhan tetapi merupakan sebuah kesatuan dalam kewajiban yang harus kita renungi, pahami dan kita amalkan sebagai mahasiswa dalam proses belajar. Kita tidak bisa memilih salah satu dari Tri Dharma tersebut misalnya, pendidikan. Kita selalu rajin belajar di kelas, tetapi harus diimbangi dengan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Pendidikan, inilah kewajiban paling utama  kita untuk belajar dikampus. Untuk mengikuti perkuliahan dari dosen dan yang lainnya. Merupakan modal awal untuk bergerak ke arah yang lebih baik. Ini merupakan kewajiban yang tidak bisa kita tinggalkan, kewajiban sebagai akademisi, kewajiban sebagai seorang anak kepada orang tuanya, kewajiban kita sebagai warga negara yang harus mengenyam pendidikan. Dari proses belajar di kelas, kita akan mendapatkan banyak hal yang menyangkut tentang kehidupan. Banyak hal yang  tidak kita dapatkan sebelumnya. Belajar untuk membagi waktu dengan baik dan benar, belajar untuk tepat waktu, belajar untuk mengemukan pendapat, belajar untuk menerima pendapat orang lain, belajar untuk menghormati orang lain, belajar untuk menghargai hasil karya cipta orang lain dan lainnya. Semangat berprestasi harus selalu kita kobarkan di sini dari diri kita sendiri dan wabahkan semanat ini ke mahasiswa lain. Pastinya dalam dunia akademis ada persaingan, tetapi yang diharapkan di sini adalah adanya persaingan yang sehat, persaingan dengan berlandaskan kekuatan otak dan pemikiran. Seogyanya dalam setiap diri mahasiswa pasti adanya suatu keinginan untuk berprestasi yang lebih. Diperlukan suatu sikap yang bisa menerima apa yang orang lain kritik tentang kita, jangan berkecil hati, karena justru dari kritikan yang tajam itu kita bisa lebih berprestasi lagi.
Poin kedua yaitu, penelitian. Penelitian merupakan aplikasi dari materi-materi perkuliahan yang telah kita peroleh. Penelitiaan dimulai dari suatu permasalahan yang ada dalam konteks kehidupan sehari-hari. Penelittian bermaksud untuk memecahkan suatu permasalahan yang ada. Kita bisa mengikuti berbagai lomba penelitian ilmiah yang ada untuk mengetahui seberapa besar kapabilitas yang kita miliki, jadi agar tidak merasa hebat di dalam lingkungan sendiri, tetapi harus keluar dari tempurung melihat dunia nyata agar mengetahui bahwa di atas langit masih ada langit. Inilah salah satu proses pembelajaran yang sangat berharga dalam dunia penelitian, agar bisa lebih meningkat lagi ke depannya. Penelitian ini juga diharapkan menghasilkan sesuatu yang dapat bermanfaat dalam masyarakat, seperti teknologi tepat guna, obat, dan lainnya.
Poin ketiga, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Inilah hal yang sangat dinanti-nanti oleh masyarakat. Mahasiswa sangat dinanti aksi nyatanya di masyarakat. Aksi nyata berarti terjun langsung ke kehidupan masyarakat. Banyak hal yang bisa kita lakukan ke dan bersama masyarakat. Seperi bakti sosial, pengobatan gratis, pembuatan saluran air, pembuatan mck umum, penyuluhan-penyuluhan, menjadi relawan bencana dan sebagainya. Apapun itu bentuknya, mulai dari hal sekecil apapun mulai dari kita sendiri untuk selalu membiasakan berbaur dengan masyarakat terutama masyarakat kalangan bawah, yang selalu dalam permasalahan, agar kita mengatahui betapa beratnya perjuangan hidup mereka, menjadikan pembelajaran kepada kita bahwa kita sangat beruntuk memperoleh kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi dan merasakan sebagai seorang mahasiswa, dan itu semua agar kita selalu bersyukur dalam hidup ini. Betapa Tuhan Yang Maha Esa telah memberi kesempatan kepada kita untuk berbuat lebih kepada orang lain dengan ilmu yang kita miliki.
spacer

Peta Akhir Praktikum SIG


Tak terasa tiba di suatu masa, di mana tugas mencapai titik jenuh, dan inilah tugas akhir yang cukup menyita banyak waktu, pikiran dan tenaga. Akan tetapi dari smeua itu, saya mendapatkan banyak sekali pembelajaran dalam hidup bahwa hidup ini adalah suatu proses yang panjang dan penuh perjuangan. Semoga peta-peta hasil Praktikum SIG ini menjadi kenangan tersendiri bagi penulis di mana, peta ini merupakan peta pertama yang dibuat penulis di laptop sendiri, karena sebelumnya masih numpang laptop punya teman, hehe :)

Untuk jurnalnya, insya Allah menyusul ya, sekarang saya upload petanya dulu aja:
Silahkan menikmati.
Model Builder Kesesuain Terung



Peta  Administrasi Sulawesi Tenggara

Peta Curah Hujan Tahunan Sulawesi Tenggara

Peta Kesesuaian Lahan Tanaman Terung Sulawesi Tenggara

Peta Wilayah Ketinggian Sulawesi Tenggara

Peta Lereng Sulawesi Tenggara

Peta Jenis Tanah Sulawesi Tengga
a
spacer

Sustainable Transportation and Environment

Nama    :Wido Cepaka Warih                                             Tugas Geografi Transportasi
NPM     : 0906515105

Sistem transportasi yang berkelanjutan
Secara garis besar sistem transportasi yang berkelanjutan adalah salah satu penyedia jasa transportasi dan perpindahan (mobilitas) dengan menggunakan bahan bakar yang baru dan terbarukan, serta dapat meminimalkan emisi yang dapat merusak lingkungan baik secara loal maupun global, serta mencegah terjadinya kematian akibat kecelakaan yang fatal, luka, dan kemacetan. Schipper (1996) menyatakan bahwa transportasi yang berkelanjutan adalah suatu transportasi di mana penyedia dapat membayar penuh biaya sosial artinya dapat digunakan juga untuk generasi mendatang. Schipper juga menyatakan bahwa sejumlah potensi dari luar seperti, kecelakaan, polusi udara, kemacetan, kebisingan, kerusakan habitat, peningkatan produksi karbondioksida dan impor minyak merupakan berapa hal yang dapan mengganggu sistem transportasi yang berkelanjutan.
Sistem transportasi berkelanjutan dapat mengakomodasikan aksesibilitas semaksimal mungkin dengan dampak negatif yang seminimal mungkin. Bukan sekadar alat transportasi yang dioperasikan dalam waktu dekat, tetapi juga mempunyai dampak paling minimal di masa datang. Sistem transportasi yang berkelanjutan harus memperhatikan setidaknya tiga komponen penting, yaitu aksesibilitas, kesetaraan dan dampak lingkungan. Jadi, sistem transportasi yang berkelanjutan (sustainable transportation) merupakan salah satu aspek keberlanjutan menyeluruh (global sustainability) yang memiliki tiga komponen yang saling berhubungan, yaitu lingkungan, masyarakat, dan ekonomi. Dalam interaksi tersebut transportasi memegang peranan penting, sehingga perencanaan dan penyediaan sistem transportasi harus memperhatikan aspek lingkungan, masyarakat, dan ekonomi.

Karakteristik kota dengan sistem transportasi berkelanjutan
Terkait dengan transportasi berkelanjutan, terdapat etika-etika yang perlu menjadi pertimbangan dalam proses pembangunan transportasi. Prinsip dasar yang harus diterapkan dalam usaha mencapai terciptanya kota yang mempunyai sistem transportasi yang berkelanjutan, antara lain:
 Pertama, memberikan kenyamanan hidup masyarakat; seperti aksesibilitas dan mobilitas menjadi lebih baik dari sebelumnya. Kedua, meningkatkan keadilan sosial dan ekonomi. masyarakat, dalam radius pembangunan sarana transportasi atau secara keseluruhan dalam wilayah kota, kabupaten maupun propinsi, selayaknya memperoleh peluang lebih besar untuk encari penghidupan atau melancarkan usahanya untuk meningkatkan kondisi sosial ekonominya. Ketiga, mempunyai kontribusi dan bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah secara ekonomi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keempat, menjamin perkembangan lingkungan yang berkelanjutan. Kelima, meminimalkan dampak lingkungan pada tahap perencanaan, pembangunan dan sesudah pembangunan terutama pada tahap pengoperasiannya. Kota-kota yang sukses, misalkan dari kota kelas menengah Curitiba hingga kota kaya Zurich, telah menemukan bahwa transportasi yang baik tidak harus mahal. Mega-proyek bukanlah solusi yang tepat. Pemerataan dan keadilan sosial menuntut prioritas utama harus diarahkan pada transportasi umum, pejalan kaki, dan kendaraan tidak bermotor yang dapat digunakan oleh setiap orang, termasuk para penyandang cacat.

Hubungan antara ramah lingkungan dengan transportasi berkelanjutan
Energi yang digunakan oleh aneka jenis transportasi berhubungan erat dengan emisi. Sistem transportasi harus seminimum mungkin memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, sistem transportasi yang berkelanjutan harus mempertimbangkan jenis bahan bakar yang digunakan selain efisiensi dan kinerja dari kendaraan itu sendiri. Kombinasi dan integrasi dengan moda angkutan tak bermotor, termasuk berjalan kaki, dan moda angkutan umum (massal) merupakan upaya untuk mempertahankan keberlanjutan lingkungan dengan meminimalkan dampak lingkungan.
Sistem transportasi yang berkelanjutan harus dapat menekan dampak terhadap kesehatan dan keselamatan. Secara umum, sekitar 70% pencemaran udara dihasilkan oleh kegiatan transportasi dan ini secara langsung, maupun tidak langsung, memberikan dampak terhadap kesehatan terutama terhadap sistem pernafasan. Di sisi lain, kecelakaan di jalan raya mengakibatkan kematian sekitar 500 ribu orang per tahun dan mengakibatkan cedera berat bagi lebih dari 50 juta lainnya. Jika hal ini tidak ditanggulangi, dengan semakin meningkatnya aktivitas transportasi dan lalu lintas akan semakin bertambah pula korban yang jatuh.
spacer

Geografi Pemasaran: Analisa Bisnis Rental Mobil


ABSTRAK

“USAHA RENTAL MOBIL”
Ahmad Munawar, Wahid N, Wido Cepaka Warih
Mahasiswa Departemen Geografi Universitas Indonesia

Pertambahan jumlah penduduk akan meningkatkan kebutuhan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Peningkatan kebutuhan akan menyebabkan adanya peningkatan kegiatan, baik jumlah maupun jenis. Semua itu akan meningkatkan kebutuhan akan tanah atau tempat (Sandy, 1975).  Jumlah penduduk terus bertambah akan menyebabkan aktivitas masyarakat pun meningkat. Aktivitas manusia tersebut akan mempengaruhi lingkungannya, seperti sarana dan prasarana jaringan jalan yang digunakan dalam menunjang kegiatannya. Kebutuhan kendaraan semakin hari semakin meningkat, mereka menginginkan segala sesuatunya secara praktis dan mudah. Sehingga mereka memilih mobil untuk mengangkut semua anggota keluarga atau rekannya dalam satu kendaraan. Namun tidak semua orang telah memiliki mobil, peluang inilah yang dijadikan sebagai alasan penting usaha rental mobil. Rental usaha sewa mobil ini sangat menguntungkan sekali jika dijalani, karena banyak faktor tertentu yang membuat rental mobil sampai saat ini masih banyak diminati. Contohnya jika ada seseorang yang ingin bertamasya dengan keluarga atau sanak saudaranya dan mempunyai kendala dengan kendaraan maka orang tersebut dapat menyewa mobil di rental mobil.


Kata kunci: penduduk, kendaraan, sarana, kebutuhan,rental mobil







BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Pertambahan jumlah penduduk akan meningkatkan kebutuhan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Peningkatan kebutuhan akan menyebabkan adanya peningkatan kegiatan, baik jumlah maupun jenis. Semua itu akan meningkatkan kebutuhan akan tanah atau tempat (Sandy, 1975).
Jumlah penduduk terus bertambah terutama di kota-kota besar akan menyebabkan aktivitas masyarakat pun meningkat. Aktivitas manusia tersebut akan mempengaruhi lingkungannya, seperti sarana dan prasarana jaringan jalan yang digunakan dalam menunjang kegiatannya.
Kebutuhan kendaraan semakin hari semakin meningkat, mereka menginginkan segala sesuatunya secara praktis dan mudah. Sehingga mereka memilih mobil untuk mengangkut semua anggota keluarga atau rekannya dalam satu kendaraan. Namun tidak semua orang telah memiliki mobil, peluang inilah yang dijadikan sebagai alasan penting usaha rental mobil.
Rental usaha sewa mobil ini sangat menguntungkan sekali jika dijalani, karena banyak faktor tertentu yang membuat rental mobil sampai saat ini masih banyak diminati. Contohnya jika ada seseorang yang ingin bertamasya dengan keluarga atau sanak saudaranya dan mempunyai kendala dengan kendaraan maka orang tersebut dapat menyewa mobil di rental mobil.





1.2 Tujuan Pemasaran
Penyediaan jasa rental mobil bertujuan untuk memenuhi kebutuhan para myarakatas yang membutuhkan jasa tersebut. Kepuasan pelanggan tersebut menjadi salah satu tujuan besar  dari terciptanya jasa ini. Kepuasan konsumen menjadi tujuan karena dengan konsumen yang puas dengan kualitas yang diberikan mereka akan kembali lagi dan menjadi pelanggan dari jasa yang ada.

1.3 Target pasar
Target pasar utama dari jasa ini adalah secara umum dibedakan menjadi dua, yaitu: perorangan dan perusahaan. Yang dimaksud perorangan disini adalah pengguna atas nama pribadi, sehingga nama yang tercantum dalam surat perjanjian yang bertanggung jawab penuh atas kendaraan yang disewa. Sedangkan perusahaan disini adalah suatu badan, lembaga, organisasi dan lainya baik swasta ataupun milik pemerintah.











BAB II
TINJAUAN PUSTAKA


Menurut Kotler (1990), pemasaran adalah kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran. Sedangkan pertukaran adalah tindakan untuk memperoleh barang yang diinginkan dari seseorang dengan memberikan sesuatu sebagai gantinya. Pertukaran atau barter yang dilakukan masa sekarang pada umumnya menggunakan uang dengan harga (nilai) yang diinginkan.
Muhammad Firdaus (2008), mengatakan bahwa pemasaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang harus dilakukan oleh para pengusaha termasuk pengusaha tani dalam usahanya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, untukmendapatkan laba, dan untuk berkembang.
Berdasarkan definisi tersebut maka tujuan akhir dari pemasaran adalah menempatkan barang-barang ke tangan konsumen akhir agar tujuan tersebut tercapai maka perlu dilaksanakan kegiatan-kegiatan pemasaran yang dibangun berdasarkan arus barang yang meliputi proses pengumpulan (konsentrasi), proses pengembangan (equalisasi), dan proses penyebaran (dispersi).
Dalam melakukan kegiatan pemasaran, faktor lokasi sangat berpengaruh. Menurut Davies (1976), lokasi dapat membentuk dan persebaran dari masing-masing pelaku dengan menerapkan konsep lokasi dalam kegiatan pemasaran, seperti mendefinisikan dan mengoptimalkan wilayah penjualan, memilih saluran distribusi untuk produk, dan mengidentifikasi kebutuhan konsumsi, maka pemasaran dapat berlangsung secara efektif. Menurut Berry (1967) dengan adanya pasar sejumlah pembeli penjual melakukan transaksi dan harga serta pembayaran berdasarkan kesepakatan bersama. Jual beli akan terjadi jika supply and demand bertemu yang disebut dengan titik keseimbangan.


Teori Marketing Mix (4P)

Neil H. Borden dalam bukunya The Concept of the Marketing Mix pada tahun 1964, menyebutkan bahwa marketing manager sebagai “mixer of ingredients” atau orang yang menggabungkan bahan-bahan dalam pemasaran. Secara garis besar, bahan-bahan tersebut adalah 4P (product, price, promotion, place). Kaitan dengan tugas pemasaran yang menawarkan jasa sewa mobil adalah sebagai berikut:
Product, jasa yang ditawarkan berupa jasa sewa mobil. Produk atau jasa yang ditawarkan ini tidak memiliki kekhasan tersendiri yang dapat dibedakan dengan tempat lain karena jasa ini hanya memiliki sedikit perbedaan antara satu tempat dengan tempat lain yang menawarkan jasa yang sama.
Price, penentuan harga untuk sewa mobil berbeda-beda untuk tiap jam atau hari tergantung jenis mobil yang disewa.
Promotion, dilakukan untuk menjaring pasar secara lebih luas. Publikasi melalui media cetak, baik spanduk, banner, kartu nama, leaflet dan melalui internet. Publikasi dari mulut ke mulut. Menurut kami publikasi ini yang paling efektif karena calon pelanggan akan mendapatkan informasi langsung dari orang yang pernah mengalaminya, sehingga tingkat kepercayaanya lebih tinggi. Oleh karena itu kami berusaha meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap layanan kami, sehingga akan menimbulakan kesan yang baik untuk diceritakan kembali pada orang lain.
Place, lokasi yang paling potensial untuk usaha rental mobil ini adalah yang dekat dengan pusat keramaian, pusat kota, di dekat jalan raya dan di sekitar area yang penduduknya berusia pernikahan muda.




BAB III
PEMBAHASAN

Berdasarkan pengamatan dilapangan mengenai usaha rental mobil maka di dapat hal – hal sebagai berikut:
1. Target pasar
Pada umumnya, pengguna jasa rental mobil di bedakan menjadi dua kelas apabila dilihat dari penggunanya yaitu:
a. Perorangan
Yang dimaksud perorangan disini adalah pengguna atas nama pribadi, sehingga nama yang tercantum dalam surat perjanjian yang bertanggung jawab penuh atas kendaraan yang disewa. Lama pemakaian sangat bervariasi mulai dari 1 hari sampai 1 tahun. Jenis mobil yang digunakan umumnya citycar, sedan, minibus dan SUV
b. Perusahaan
Yang dimaksud perusahaan disini adalah suatu badan, lembaga, organisasi dan lainya baik swasta ataupun milik pemerintah. Untuk pelanggan perusahaan diperlukan dokumen – dokumen yang lebih lengkap. Umumnya lama pemakaian minimal 1 bulan. Jenis kendaraan yang digunakan umumnya kendaraan yang memilki kapasitas besar seperti minibus atau kendaran dengan spesifikasi 4WD (berpenggerak roda depan belakang)
Selain itu berdasarkan jenis kebutuhanya, pelanggan dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:
- Pengganti mobil pribadi.
Pelanggan jenis ini menggunkan jasa rental mobil apabila terjadi sesuatu dengan mobil pribadinya, misalnya rusak. Untuk lama pemakaian sangat sulit diprediksi tergantung apa yang menjadi masalahnya teratasi. Untuk jenis mobil yang digunakan umumnya berjeni citycar, sedan dan minibus. Umumnya kepentinganya sangat mendesak sehingga mengharuskan pelanggan untuk menyewa mobil sesegeraa mungkin
- Acara keluarga.
Pelanggan jenis ini tentunya digunakan untuk momen bersama keluarga sehingga jenis kendaraan yang digunakan adalah minibus. Untuk lama pemakaian umumnya bervariasi antara 1 hari sampai 1 minggu. Jenis penyewa ini adalah yang paling banyak pasarnya
- Kendaraan dinas harian
Pelanggan jenis ini dapat berupa perusahaan ataupun perorangan dimana mobil digunakan untuk kepentingan pekerjaanya sehari – hari. Jenis mobil yang umumny digunakan adalah jenis mobil hemat seperti minibus dan citycar.
- Keperluan kegiatan
Pelanggan junis ini membutuhkan kendaraan yang prima dan sehat, karena untuk digunakan untuk kepentingan suatu acara atau kegiatan penelitian. Lama penyewaan bervariasi anatar satu hari sampai satu minggu. Terkadang ada yang sampai satu bulan.
- Antar jemput
Umumnya hanya menggunakan mobil untuk melaukan antar jemput dengan menggunakan pengemudi, misalnya bandara, stasiun, terminal dan tempat – tempat lain. Jenis lainya seperti drop untuk daerah daerah di luar kota Jakarta. Untuk lama pemakaian tergantung jarak tempuh
- Pariwisata
Umumnya pelanggan jenis ini juga menyewa pengemudi untuk kepentinganya berkunjung ke tempat – tempat wisata.

Selain hal – hal diatas, target pasar dapat dibedakan berdasarkan pekerjaan dan penghasilanya, antara lain sebagai berikut:
- Pelajar/mahasiswa
Konsumen jenis ini biasanya hanya memakai mobil dalam waktu yang relatif singkat, yang digunakan hanya untuk keperluan penelitian atau acara yang sedang dikelola. Jenis ini membutuhkan kendaraan yang prima namun dengan tarif yang cukup rendah.
- Para pekerja lapangan
Konsumen dengan jenis seperti ini membutuhkan kendaraan yang sesuai dengan keperluan pekerjaanya, selain itu juga tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan dengan keperluan pribadi.
- Pekerja kantoran
Umumnya konsumen jenis inimenggunakan mobil rental untuk acara keluarga (bagi yang belum memiliki mobil)
- Kunjungan pimpinan perusahaan atau wisatawan
Jenis ini pada umumnya memerlukan kendaraan yang “stylish” serta memilki kesan elegan dan mewah. Konsumen jenis ini tidak terlalu bermasalah soal harga, asalkan kepuasanya terpenuhi.


2. Jenis produk
a. Toyota Avanza & Daihatsu Xenia
Produk jenis ini memilki beberapa keunggulan diantaranya
- Irit bahan bakar
- Kapasitas mencapai 7 orang
- Desain modern
Dengan keunggulan – keunggulan tersebut produk ini paling luas jangkauan pasarnya. Hampir semua kalangan dapat tersentuh oleh produk jenis ini. Harga pasar yang ditawarkan mulai Rp. 300.000/hari
b. Suzuki APV, Daihatsu Granmax & Daihatsu Luxio
Produk jenis ini memilki beberapa keunggulan diantaranya
- Ukuran kabin yang lebih luas
- Kapasitas mencapai 8 orang
- Harga sewa sama dengan Toyota Avanza & Daihatsu Xenia
Dengan keunggulan – keunggulan tersebut, target pasar yang dituju berbagi dengan produk Toyota Avanza, yang mana perbedaanya hanya berada pada ukuran kabin dan efisiensi bahan bakar.
c. Toyota Kijang Innova
Produk jenis ini memilki keunggulan sebagai berikut
- Ukuran kabin yang lebih luas
- Image mobil yang lebih berkelas dan prestos
Dengan spesifikasi demikian, target pasar untuk kendaraan jenis ini pun diatas dua jenis kendaraan sebelumnya. Umumnya pemakai adalah orang – orang dari kalangan menengah keatas. Harga yang ditawarkan mulai Rp. 450.000/hari
d. City car (Suzuki Splash, Toyota Yaris, Honda Jazz, Suzuki Swift) serta SUV (Daihatsu Terios)
Seperti halnya citycar pada umumnya, produk jenis ini memilki keunggulan pada style yang lebih berjiwa muda. Sehingga target untuk produk ini adalah kalangan anak muda atau professional yang ingin tampil trendy. Penggunaanya untuk pribadi karena kapasitas daya angkut yang lebih sedikit yaitu lima penumpang. Harga yang ditawarkan mulai Rp. 450.000/hari

e. Mobil nikah (Toyota Camry, Toyota Alphard, Mercedes-Benz C & E class, BMW seri 3)
Sesuai dengan jenisnya, mobil ini diperuntukan sebagai mobil pengantin, walaupun tidak tertutup kemungkinan untuk kegiatan lain Karena harga sewa yang sangat tinggi dan harus dengan pengemudi serta syarat – syarat administrasi lainya. Harga yang ditawarkan mulai Rp. 1.500.000/10 jam.

f. Double Cabin (Toyota Hilux, Mitsubishi Strada, Nissan Frontier, Ford Ranger)
Untuk produk ini tergolong produk khusus yang pemakainya oleh orang – orang tertentu dan biasanya dalam jangka waktu yang sangat lama, minimal satu tahun. Pembayaran atas nama perusahaan dan dilakukan dengan system pembayaran setiap bulan.

g. Bus Pariwisata
Termasuk dalam golongan ini adalah bus dengan kapasitas 15, 24, 36, 46, dan 59, baik AC maupun nonAc.
Kiat menarik pelanggan:
1. Performa kendaraan
Untuk selalu menjaga kondisi kendaraan agar tetap prima, armada kami selalu melakukan perbaikan secara berkala dan rutin pada bengkel resmi masing – masing produk. Kami member I garansi apabila kendaraan kami terjadi kendala yang menghambat keperluan penyewa, diluar kondisi pemakaian.
2. Aksesoris kendaraan
Untuk menigkatkan keamanan, kenyamanan, dan rasa percaya diri dari penyewa, kami akan terus meningktkan penambahan aksesoris pada armada kami.
3. Pelayanan setelahnya
Untuk mengetahui tingkat kepuasan dan saran dari penyewa, setelah menggunakan jasa kami, kami melakukan survey langsung melalui pesawat telepon.
4. Kebersihan kendaraan
Kami selalu menjaga setiap armada kami dalam kondisi bersih sebelum dipakai oleh penyewa, serta menjamin fitur – fitur yang ada berfungsi dengan baik dan tidak rusak.
5. Diskon menarik denagn syarat – syarat tertentu.
6. Layanan antar jemput mobil ke lokasi penyewa.
Dalam rangka menjangkau pasar dengan target yang lebih luas, kami juga menggandeng beberapa perusahaan agar jenis armada kami semakin beragam. Harapanya agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas tanpa perlu mengeluarkan pengeluaran yang banyak. Sehingga dengan adanya kerjasama ini, hampir seluruh jenis kendaraan dapat kami tawarkan kepada konsumen.
Cara – cara penawaran produk:
1. Publikasi melalui media cetak, baik spanduk, banner, kartu nama, leaflet dan lain sebagainya.
2. Publikasi melalui internet
3. Publikasi dari mulut ke mulut. Menurut kami publikasi ini yang paling efektif karena calon pelanggan akan mendapatkan informasi langsung dari orang yang pernah mengalaminya, sehingga tingkat kepercayaanya lebih tinggi. Oleh karena itu kami berusaha meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap layanan kami, sehingga akan menimbulakan kesan yang baik untuk diceritakan kembali pada orang lain.




















BAB IV
PENUTUP

           Usaha rental mobil memilki target pasar yang sangat luas, oleh karena itu diperlukan variasi produk yang dapat menjangkau semua jenis konsumen. Disamping itu persaingan dalam usaha rental mobil pun cukup ketat sehingga diperlukan suatu kreativitas untuk menarik para pelanggan, yaitu berupa pelayanan yang terbaik. Yang paling utama adalah tentang kepuasan pelanggan. Karena dengan demikian mereka akan memilki sebuah cerita yang dapat diceritakan pada orang lain yang ada disekitarnya. Dengan demikian secara otomatis mendapatkan keuntungan berupa publikasi meskipun tidak dilakukan publikasi secara langsung.


DAFTAR PUSTAKA

Anderson, Steven J., Volker, John X., Phillips, Michael D, Converse’s. Breaking-Point Model Revised. Journal of Management and Marketing Research.
http://bisnisukm.com/tips-sukses-jasa-rental-mobil.html (Diakses pada 23 Desember 2011 pukul 06:42)
http://www.ciputraentrepreneurship.com/kembangkan-uang-anda/12615-inilah-komponen-komponen-usaha-rental-mobil.html (Diakses pada 23 Desember 2011 pukul 06:45)
http://finance.detik.com/read/2011/08/28/163012/1712932/4/wow-omset-bisnis-rental-mobil-naik-3-kali-lipat (Diakses pada 23 Desember 2011 pukul 06:47)



spacer